Mengenal Tembang Macapat
Hai teman blogspot terpercaya kali ini kita akan membahas ttg tembang macapat. Tembang yang akan lebih di bahas kali ini adalah tembang Sinom. Ilmu yang saya dapatkan ini dari sekolah saya, dan saya mendapt nilai yang jelek pada bab ini, semoga kalian tidak mengalami sepeti saya. Selamat membaca.
Tembang Macapat
Tembang macapat adalah tembang yang termasuk dalam tembnag cilik. Tembang macapat adalah tembang yang mengisahkan tentang kehidupan dari lahir hingga mati. Tembang macapat memiliki aturan baku dan mengikat yang harus sesuai dengan tembang macapat. Aturan tersebut meliputi guru gatra ( jumlah baris ), guru wilangan (jumlah suku kata ), dan guru lagu ( bunyi a,i,u,e,o pada kata yang terakhir ). Tembang macapat terdiri dari sebela tembnag yaitu :
1. Maskumambang
Tembang ini mengisahkan tentang bayi yang masih didalm perut ibunya, dan tidak tau apakah ia lali-laki atau perempuan.
2. Mijil
Tembang mijil mengisahkan bayi yang keluar dari perut ibunya/ bayi yang lahir.
3 Kinanthi
Tembang ini mengisahkan tentang bayi yang masih perlu dituntun dalam menjalani kehidupan di dunia. Berasl dari kata kanthi yang artinya gandeng/ dibersamai.
4. Sinom
Tembang ini mengisahkan tentang manusia saat muda atau remaja yang masih semangat, energik, dan mudah bergaul. Berasl dari kata nom yang artinya muda.
5. Asmarandhana
Tembang ini mengisahkan tentang manusia saat manusia mulai merasaka ketertarikannya terhadap lawan jenis. Berasal dari kata kasmaran yang artinaya senang atau kagum.
6. Dhandang Gulo
Tembang ini mengisahakan bahwa setelah merasa suka semuanya memjadi diangap mani atu semuanya teras indah.
7. Gambuh
Tembang ini mengisahakan keadaan manusia saat berkeluarga dan masa masih memikirkan dunia,butuh uang dan lain sebagainya. Berasl dari kata jumbuh yang artinya sesuai.
8. Durma
Tembang ini mengisahkan masa manusia saat sudah mapan dan suka memberi terhadap orang lain. Berasal dari kat durma yang artinya demawan.
9. Pangkur
Tembang ini mengisahkan masa manusa saat menjauhi hal-hal yang sifatnya duniawa, masa dimana manusia meningkatkan ibadahnya kepada sang pencipta. Berasl dari kata pangkur yang artinya adoh / jauh.
10. Megatruh
Tembang ini mengisahkan masa dimana manusia meninggalkan dunia untuk menhadap kepada sang pencipta. Berasl dari kata Pegat dan ruh yang artinya pegat : lepasan dan ruh : jiwa.
11. Pocung
Temang ini mengisahkan masa dimana manusia akan di pocong dan tidak membawa apa-apa selain amalanya di dunia. Berasal dari kata pocong.
Tembang Sinom
Pada kali ini saya akan membagi ilmu tentang tembang sinom.Temabng ini mengisahkan masa dimana manusia saat muda/remaja.Temabng sinim berasl dari kata nom/mudha/srinata/weni/ /pangrawit/roning kawal/lagondhang yang arti dan maksudnya sama yaitu muda atau saat remaja. Tembang sinom di karang/ di kanggit oleh Sunan Giri Kadaton. Tembang sinom memiliki makna yanng terkandung yaitu ngambarake wong nom biasane seneng pujian, gampang kekancan atau gampang golek kanca, watake luwes, seneng keramahan, pinter nek micoro, lan tindake cekatan.
Watak dari tembang sinom yaitu tresna asih dan cadhas trengginas Tembang sinom mempunyai paugeran aturan dalam tembangnya yaitu:
Guru gatra : sembilan 9
Guru wilangan : 8,8,8,8,7,8,7,8,12
Guru lagu : a,i,a,i,i,u,a,i,a
contoh tembang sinom :
Tembang 1
Nuladha laku utama
Tumprah tanah ing jawi
Wong agung ing ngeksiganda
Panembahan senopati
Kapati amarsudi
Sudane hawa lan napsu
Pinesu tapa broto
Tanapi ing siang rarti
Amemangun kapenak tyasing sesama
artinya : Mencontoh perilaku utama/baik
Untuk orang di tanah jawa
Orang agung/terhormat di mataram
Panembahan senopati
Upaya yang sunguh-sunguh
Mengurangi hawa dan nafsu
Melakuakan pendekatan kepada sang pencipta
Tidak henti dari siang sampai malam
Membuat hati sesama menjadi enak
Tembang 2
Bonggan kang tan merlakeno
Mungguh ugering kaurip
Uripe lan tri prakara
Wirya, arta, wi sinasis
Kalawun konsi sepi
Saka wilangan tetelu
Telas tilasing janma
Aji godong jati aking
Temah popo papariman mulandhana
artinya : Salahmu dewe sing ora mbutuhake
Sedangkan aturannya hidup
Hidupnya ada tiga perkara
Kekuasaan, harta, dan kepinteran
Jika tidak dapar semuanya
Dari ketiga perkara itu
Maka seburuk-buruknya manusia
Lebih berharga dari daun jati yang kering
Akhirnya kasihan tdk punya apa-apa, minta-minta sampai kemana-mana
Kata sulit :
Tembang 1
Tumprah : kanggo/untuk
Ngeksigandha : kerajaan mataram islam
Kapati : temenan/sungguh-sungguh
Amarsudi : upaya
Sudane : berkurang
Tanapi : tidak berhenti
Tyasing ; ati
Tembang 2
Bonggan : salahmu
Tan merlakena : ora mbuterke/tidak membutuhkan
Mungguh :sedangkan
Wriyo : kekuasaan/jabatan/kedudukan
Wis sinasis : kapinteran
Kalawun : kalau
Kongsi : nganti/ sampai
Janma : manusia
Aji : lebih berharga
Aking : garing
Temah : akhirnya
Papa : nelangso/susah
Papariman : tidak punya apa-apa
Mulandhara : sampai kemana-mana
Woh kang kamot/ pelajaran yang dapat diambil
- Sebagai manusia kita harus punya banyak keikhlasan / sugih panggapura.
- Sebagai manusia kita sebaiknya memngutamakan kedewasaan akal, bepikir terlebih dahulu sebelum bertindak.
- Kita disarankan meniru perilaku panembahan senopati yang memilki akhalak yang mulia.
- Di dunia agar derajatnya tinggi dan hidup sejahtera memiliki tiga perkara yaitu memiliki kekuasaan, harta, dan kecerdasan
- Di dunia agar tentram hidunya harus memiliki sifat lila, sabar, dan terima.
- Di dunia yang sementara ini kita seharusnya menjahui angkara murka.
Kita sudah belajar pengenalan macapat dan tentang sinom, terima kasih kepada Allah SWT. dan orang-orang yang bersangkutan. Bila ada kesalahan mohon maaf, kalo kamu mau kiriman di email kamu tinggal ketik saja emailmu di sampig, dan jangan lupa like or komen.
Bagikan ilmu ini :
Facebook Twitter
Bagikan ilmu ini :
Facebook Twitter


Tidak ada komentar:
Posting Komentar